IKADI SOLO ADAKAN WISUDA DAN GRAND OPENING IQC ANGKATAN KE-4


Jum’at, 16 Januari 2015 IKADI Kota Surakarta telah mengadakan Acara Prosesi Wisuda dan juga Grand Opening peserta IKADI Qur'an Center angkatan ke-4.
Sejak jam 15.30 para peserta sudah berduyun-duyun memadati lokasi acara Wisuda dan Grand Opening tersebut, acara berlangsung sangat meriah dan telah dihadiri oleh ratusan peserta dari wisudawan  peserta IQC dan juga dari masyarakat sekitar. 
Tepat pukul 16.00 WIB acarapun dimulai, lantunan Ayat Suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ust. Rudy Hartanto selaku pengampu Program IQC (IKADI Qur'an Center) menambah suasana menjadi lebih tenang dan menggetarkan hati seakan orang yang mendengarnya menjadi termotivasi untuk lebih bersemangat belajar dan menghafalkan Al-Qura’an.

Ust. DR. Fatchul Arifin, ST, MT. Selaku ketua IKADI Solo telah membuka grand opening IKADI Qur'an Center Angkatan Ke-4 dan juga mewisuda sebanyak 40 peserta  wisudawan yang telah  menyelesaikan Pembelajaran Qur’an Tahap Satu di  IQC (IKADI Qur'an Center).

Usai acara prosesi Wisuda dilanjutkan dengan Kajian Qur’an dengan pembicara Ust. Syihabudin, Lc Al-Hafidz (Pempinan Pesantren Isy Karima, Karanganyar), para peserta sangat antusias mengikuti acara kajian sampai selesai.

Acara seperti ini diadakan agar memotivasi para masyarakat untuk lebih mencintai Al-Qur’an dan bersemangat mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an, karena sebaik-baik diantara manusia adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengamalkannya.





Para Peserta antusias Mengikuti Jalannya Acara
Ust. Fatchul Selaku Ketua IKADI Solo Memberikan Sertifikat Kelulusan Kepada Wisudawan

Para Wisudawan Berfoto Bersama denga Ketua IKADI Solo dan Pengampu IQC



المَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ, وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيْهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ

Orang yang membaca al-Qur’an dan ia mahir dalam membacanya maka ia dikumpulkan bersama para malaikat yang mulia lagi berbakti. Sedangkan orang yang membaca al-Qur`an dan ia masih terbata-bata dan merasa berat dalam membacanya, maka ia mendapat dua pahala.” Muttafaqun ‘alaih



Komentar